Analisis Hadis tentang Larangan Pernikahan Semarga dalam Tradisi Batak Toba di Kota Sibolga
Main Article Content
Abstract
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
© The Authors. Published by the Masters Program in Aqidah and Islamic Philosophy, Faculty of Ushuluddin and Philosophy, Sunan Ampel State Islamic University Surabaya, Indonesia.
References
An-Nawawī. Al-Majmūʿ Sharḥ al-Muhadhdhab. Beirut: Dār al-Fikr, 2002.
Az-Zuḥaylī, Wahbah. Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuhu. Damascus: Dār al-Fikr, 1985.
Dewi Siti Putri. Hukum Pernikahan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.
Erwansyah and F. Ananda. “Mahram dan Larangan Kawin Semarga Adat Batak Toba dalam Pandangan Hukum Islam.” Innovative: Journal of Social Science Research 4, no. 1 (2024): 11938–11948.
Ginting, Y. N., S. D. B. Ginting, and I. S. Simbolon. “Nilai dan Makna Larangan Marsiolian Sesama Marga Parna Suku Batak.” Jurnal Basataka 4, no. 2 (2021): 45–60.
Hutagalung, Erna. “Larangan Perkawinan Semarga dalam Perspektif Mahram dan Nasab.” Jurnal Studi Islam dan Sosial 9, no. 2 (2021): 112–126.
Ibn ʿĀbidīn. Radd al-Muḥtār ʿalā al-Durr al-Mukhtār. Beirut: Dār al-Fikr, 1992.
Ibn Ḥazm. Al-Muḥallā bi al-Āthār. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, 1996.
Ibn Qudāmah al-Maqdisī. Al-Mughnī. Riyadh: Dār ʿĀlam al-Kutub, 1997.
Ibn Rushd. Bidāyat al-Mujtahid wa Nihāyat al-Muqtaṣid. Cairo: Dār al-Ḥadīth, 2004.
Lumbanraja, J. A. “Perubahan Nilai Adat Batak Toba terhadap Perkawinan Semarga di Era Modern.” Jurnal Sosial Budaya Nusantara 5, no. 2 (2023): 88–101.
Lumbantobing, Hamida. “Perkawinan Semarga sebagai Bentuk Pelanggaran Adat Batak Toba.” Jurnal Antropologi Indonesia 3, no. 1 (2022): 55–69.
Napitupulu, Juriah. “Sistem Kekerabatan dan Larangan Perkawinan Semarga pada Masyarakat Batak Toba.” Jurnal Ilmu Sosial Humaniora 7, no. 1 (2020): 44–58.
Pangestu, P., A. Asmawi, and A. M. Anshor. “Larangan Pernikahan Semarga dalam Adat Batak Toba Perspektif Konflik Sosial.” Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 6, no. 1 (2024): 1–12.
Pohan, Mahmudin. “Fenomena dan Faktor Perkawinan Semarga dalam Masyarakat Batak Toba.” Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan 8, no. 1 (2021): 67–84.
Putri Lestari. Perkawinan dalam Perspektif Hukum Islam dan Adat. Yogyakarta: LKiS, 2020.
Rahman Fadli. Agama dan Budaya: Pendekatan Interkultural. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2014.
Siahaan, B., M. Sihaloho, and R. Simbolon. “Persepsi Masyarakat Batak Toba tentang Perkawinan Semarga di Desa Pohan Tonga Siborong-borong.” IKRAITH-Ekonomika 8, no. 2 (2025): 1705–1712.
Siahaan, D. A. H. “Akibat Perkawinan Semarga Menurut Hukum Adat Batak Toba.” Novum: Jurnal Hukum 3, no. 3 (2020): 1–15.
Sihaloho, Mustafa. “Eksogami dalam Sistem Perkawinan Adat Batak Toba.” Jurnal Hukum Adat Indonesia 6, no. 1 (2022): 33–47.
Simanjuntak, Rendy. “Analisis Hukum Islam terhadap Praktik Perkawinan Semarga dalam Masyarakat Batak.” Jurnal Hukum Islam Indonesia 12, no. 1 (2020): 21–35.
Simatupang, Mona. “Transformasi Hukum Adat Batak Toba terhadap Perkawinan Semarga di Sumatera Utara.” Jurnal Kajian Hukum dan Masyarakat 10, no. 1 (2025): 101–118.
Siregar, Axel. “Relevansi Konsep Mahram dalam Hukum Islam terhadap Adat Batak Toba.” Jurnal Hukum Keluarga Islam 11, no. 2 (2023): 77–90.
Sitorus Herman. Pengaruh Adat Batak dalam Kehidupan Sosial Masyarakat. Medan: Universitas Sumatera Utara Press, 2019.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.