Tafsir Lughawi dan Batas Epistemologis Penafsiran Al-Qur’an: Kritik Metodologis dan Relevansi Pendekatan Hermeneutik

Main Article Content

Palahudin Palahudin
Elin Erlina
Sufyan Muttaqin

Abstract

Artikel ini mengkaji relevansi tafsīr lughawī dalam memahami Al-Qur’an secara kontekstual. Tafsir Lughawi menekankan pemaknaan ayat berdasarkan kaidah bahasa Arab, tetapi penggunaan pendekatan secara harfiah berpotensi mengabaikan konteks sosial, historis, dan tujuan syar‘i ayat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari kitab-kitab tafsir bercorak lughawī dan literatur metodologi tafsir, kemudian dianalisis melalui analisis isi dan interpretasi historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir Lughawi tetap penting karena Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab sehingga pemahaman terhadap aspek kebahasaan menjadi dasar dalam penafsiran. Namun, pendekatan ini memiliki keterbatasan dalam menjelaskan konteks sosial suatu hukum, memahami kondisi historis masyarakat penerima wahyu, dan menemukan nilai universal dari ayat yang bersifat partikular. Karena itu, tafsir Lughawi perlu dipadukan dengan pendekatan sosiologis, hermeneutis, dan filosofis agar penafsiran Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada makna bahasa, tetapi juga mampu menjawab persoalan sosial, moral, dan spiritual secara kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Palahudin, P., Erlina, E. ., & Muttaqin, S. . (2026). Tafsir Lughawi dan Batas Epistemologis Penafsiran Al-Qur’an: Kritik Metodologis dan Relevansi Pendekatan Hermeneutik. Journal of Islamic Thought and Philosophy, 5(3), 442–456. https://doi.org/10.15642/jitp.2026.5.3.442-456
Section
Articles

References

Abrori, Aqil Ahmad Sahal Aqil, and Meirando Rukhuz. "Fenomena Al-Dakhil Dalam Tafsir Lughawi:(Menelisik Kajian Linguistik Dalam Tafsir Al-Kashaf Karya Al-Zamakhshari)." Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam 5.3

Abdul Mustaqim. Dinamika Sejarah Tafsir Al-Qur'an. Yogyakarta: Idea Press, 2016.

Adibah, I. Z. “Pendekatan Sosiologis dalam Studi Islam.” INSPIRASI: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, vol. 1 no. 1 (2017): 1–20. https://-doi.org/¬10.61689/inspirasi.v1i1.1

Ainita Nurusshoumi, dkk. “Pendekatan Linguistik dalam Tafsir Al-Qur'an: Kajian Konseptual tentang Definisi, Lingkup, dan Urgensinya.” Jurnal Study Islam Lintas Negara, vol. 7, no. 2 (2025). https://doi.org/-10.37567/cbjis.v7i2.4411

Al-Suyuthi, Imam Jaluddin. al-Itqân fî Ulûmil Qur’an. Vol. 5. Yogyakarta, DIVA PRESS, 2003.

Al-Zamakhsyari, Mahmud ibn Umar. Al-Kashshaf ‘an Haqa’iq Ghawamid al-Tanzil. Beirut: Dar al-Kitab al-‘Arabi, 1407 H.

bin Abdullah, Badruddin Muhammad. "al-Zarkasyi, al-Burhan fi Ulum al-Qur’an." Beirut: dar Kutub al-Ilmiah (1988).

Chasuna, H. N. A. “Tafsir Linguistik.” Qaf: Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir, vol 6, no. 2 (2024): 189–205. https://doi.org/10.59579/qaf.v6i02.8892

Edi, and Maolidya Asri Siwi Fangesty. “Tafsir Lughawi: Historisitas dan Perdebatannya.” Jurnal Iman dan Spiritualitas, vol 3, no. 4 (2023): 675–684. https://doi.org/10.15575/jis.v3i4.31248

Isfahani, Muhammad 'Ali al-Rida'i al-. Durus fi al-Manahij wa al-Ittijahat al-Tafsiriyah li al-Qur'an. Teheran: Markaz al-Mustafa, t.th.

Ishfi Mufhimatul Uliyah, and Abd. Kholid. “Recontextualizing Tafsīr Lughawī: Bridging Linguistic Depth and Contemporary Qur’anic Interpre-tation”. Bulletin of Indonesian Islamic Studies, Vol. 4, no. 1, July 2025, pp. 319-35, https://doi.org/10.51214/biis.v4i1.1503

Mahliatussikah, H. “Analisis Kisah Nabi Yusuf dalam Alquran melalui Pendekatan Interdisipliner Psikologi Sastra.” Arabi: Journal of Arabic Studies, vol 1, no. 2 (2016): 75–89. https://doi.org/10.24865/ajas.v1i2.13

Maulana, Muhammad Rijal. “Kajian Historisitas Tafsir Lughawi.” Jurnal Iman dan Spiritualitas, vol 2, no. 2 (Juni 2022): 240–241. https://¬doi.org/-10.15575/jis.v2i2.18349

Muh Ikraam Sayyid Amir, dkk. “Peran Gramatika Arab dalam Menjamin Keakuratan Tafsir dalam Ulumul Qur'an.” Jurnal Lathaif vol 4, no. 1 (2025). https://doi.org/10.31958/lathaif.v4i1.15381

Najmuddin H. Abd. Safa. “Perbandingan Metode Nahwu al-Akhfash dan al-Farra dalam Kitab Ma'anil Qur'an.” Jurnal Bahasa dan Seni. Malang: Universitas Negeri Malang,vol 36, no 2(2008). 139-149

Nugroho, M. A. “Hermeneutika Alquran Hasan Hanafi: Merefleksikan Teks pada Realitas Sosial dalam Konteks Kekinian.” Millati: Journal of Islamic Studies and Humanities, vol 1, no. 2 (2016): 187–208. https://doi.org/-10.18326/mlt.v1i2.187-208

Sukarsih, N. N. T. “Dari Metafora Konseptual Menuju Blending: Sebuah Hipotesis Integrasi Konseptual pada Tataran Linguistik Kognitif.” Dalam Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA), vol. 1, Desember 2018.

Syafrijal. “Tafsir Lughawi.” Al-Ta'lim Journal. Padang: UIN Imam Bonjol, 2013.

Umiarti Karimah. “Dinamika Manhaj Lughawi (Linguistik) dalam Penafsiran.” Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 5, no. 1 (Juni 2023): 100. https://doi.org/10.51339/muhad.v5i1.1119

Wahyuni Nuryatul Choiroh. “Tafsir Linguistik Bintu Syathi'.” Jurnal of Qur'an and Hadith Studies, vol 2, no. 1 (Januari–Juni 2023): 23-36. https://doi.org/10.30984/mustafid.v2i1.560

Widodo, Arif. "Bahasa Arab Al-Qur’an: Kajian Linguistik, Keistimewaan Bahasa, dan Implikasinya dalam Kajian Tafsir Al-Qur’an." Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan 10.1 (2026): 113-129. https://doi.org/10.55352/uq.v10i1.2643

Widyanto Naufal Mahdy. “Tafsir Lughawi dalam Perspektif Sejarah.” Jurnal Iman dan Spiritualitas 3, no. 4 (Desember 2023): 701-708. https://doi.org/10.15575/jis.v3i4.31327

Zulacha, E. “Kontribusi Pendekatan Semantik pada Perkembangan Penelitian Alquran: Studi pada Skripsi Mahasiswa Prodi Ilmu Alquran Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.” Al-Bayan: Jurnal Studi Alqur'an dan Tafsir 1, no. 1 (2019): 57–68. https://¬digilib.-uinsgd.ac.id/id/eprint/28732