Epistemologi Adabi-Ijtima’i dalam Tafsir Al-Azhar: Kekuatan, Kerentanan, dan Perbandingannya dengan Tafsir Al-Mishbah

Main Article Content

Ai Romlah

Abstract

Artikel ini mengkaji problem epistemologis dalam kontekstualisasi adabi-ijtima‘i pada Tafsir Al-Azhar karya Hamka, terutama bagaimana strategi interpretatif yang sama dapat menghasilkan kekuatan sekaligus kerentanan epistemik. Tafsir Al-Azhar merepresentasikan corak adabi-ijtima‘i melalui pengaitan makna ayat dengan rea­li­­tas sosial, penggunaan bahasa figuratif, peribahasa, dan kontekstualisasi historis. Pene­li­tian ini merupakan studi kepustakaan dengan Tafsir Al-Azhar sebagai sumber data primer, yang dianalisis melalui close reading menggunakan enam indikator epis­te­mik, yaitu validitas, justifikasi, otoritas, disiplin tekstual, positionality, dan reflek­sivitas. Te­mu­an pada Tafsir Al-Azhar kemudian dibandingkan dengan Tafsir Al-Mishbah meng­gu­nakan indikator yang identik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan epis­temik Hamka berupa aksesibilitas, kontekstualisasi, dan orientasi reformis secara kon­sisten berkelindan dengan kerentanan berupa selektivitas budaya, perluasan ana­logis, dan positionality sosial-politik. Dengan demikian, kekuatan dan kerentanan epis­te­mik tersebut bukan dua karakter yang berdiri sendiri, melainkan konsekuensi dari meka­nis­me interpretatif yang sama. Temuan ini menunjukkan bahwa kontekstualisasi adabi-ijti­ma‘i tidak hanya memperkuat relevansi tafsir terhadap realitas sosial, tetapi juga mem­bentuk kondisi epistemik yang memungkinkan munculnya keterbatasan dalam se­lek­­si budaya, perluasan analogis, dan pembacaan yang dipengaruhi positionality penafsir.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Romlah, A. (2026). Epistemologi Adabi-Ijtima’i dalam Tafsir Al-Azhar: Kekuatan, Kerentanan, dan Perbandingannya dengan Tafsir Al-Mishbah. Journal of Islamic Thought and Philosophy, 5(3), 457–472. https://doi.org/10.15642/jitp.2026.5.3.457-472
Section
Articles

References

Al-Dzahabi, M. H. Al-Tafsir wa al-Mufassirun, Jilid II. Beirut: Dar al-Fikr, 1976.

Al-Jabiri, M. A. Bunyah al-'Aql al-'Arabi. Beirut: Markaz Dirasat al-Wihdah al-'Arabiyyah, 1993.

Amir, & Rahman, T. A. "Hamka's Reformist Epistemology: Modernist Genea-logies, Hermeneutical Strategies, and the Making of Islamic Renewal in the Malay-Indonesian World." KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan 18, no. 2 (2025): 132–142. https://doi.org/¬10.35905/-kur.v18i2.12840.

Anwar, R. Ilmu Tafsir. Bandung: Pustaka Setia, 2015.

Baidan, N. Wawasan Baru Ilmu Tafsir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Gusmian, I. Khazanah Tafsir Indonesia: Dari Hermeneutika hingga Ideologi. Jakarta: Teraju, 2003.

Hamka. "Haluan Tafsir." Dalam Mukaddimah Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas, 2001.

Hamka. Kenang-kenangan Hidup, Jilid IV. Jakarta: Bulan Bintang, 1979.

Hamka. Tafsir Al-Azhar, Jilid I, II. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1982–1983.

Hamka, R. Pribadi dan Martabat Buya Prof. Hamka. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1983.

Herlambang, S., & Wendi P. "Paradigm Shifts in the interpretation of heaven illustration among Indonesian Mufassir: A comparative analysis of As-Singkili, Hamka, and M. Quraish." Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur'an Dan Hadis 24.1 (2023): 181-204. https://doi.org/10.14421/qh.v24i1.4454

Ishaq, Z., et al. "Epistemology of Istinbaț in Quraish Shihab’s Interpretation of Marriage Verses in Tafsir al-Misbah." Ulul Albab: Jurnal Studi Islam 26.1 (2025): 1-23. https://doi.org/10.18860/ua.v26i1.29888

Izzan, A., Haecal, M. I. F., & Fitri, N. "Minangkabau Cultural Imprints in Hamka's Tafsīr al-Azhar: Contextualizing the Qur'an through Critical Discourse Analysis." Islamica: Jurnal Studi Keislaman 20, no. 1 (2025): 76–95. https://doi.org/10.15642/islamica.2025.20.1.76-95.

Al-Qattan, M. K. Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur'an. Terjemahan. Bogor: Pustaka Litera Antar Nusa, 1996.

Mujahidin, A., Itmam, M. S., & Rofiq, A. "The Dynamic of Contextualization in Indonesian Qur'anic Tafsirs: A Comparative Study of Tafsir Al-Azhar and Tafsir Al-Mishbāh on The Story of The Prophet Moses." Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis 25, no. 2 (2024): 221. https://doi.org/-10.14421/qh.v25i2.5397

Mustaqim, A. Epistemologi Tafsir Kontemporer. Yogyakarta: LKiS, 2010.

Muzamli, N. I. M., & Razak, M. A. R. "Adaptation For Islamic Animation Storytelling: The Rhetorical Approach of Al-Mau'izah Al-Hasanah in Tafseer Al-Azhar." International Journal of Art and Design 7, no. 1 (2023): 28. https://doi.org/10.24191/ijad.v7i1.1108

Setiawan, R. A. "Corak Penafsiran Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah." Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Hadis 3, no. 1 (2023). https://doi.org/10.54443/mushaf.v3i1.125

Shihab, M. Q. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur'an, Jilid I. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Suharyat, Y., & Asiah, S. "Metodologi Tafsir Al-Mishbah." Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi 2, no. 5 (2022). https://doi.org/-10.59818/jpi.v2i5.289

Yusuf, Y. Corak Pemikiran Kalam Tafsir Al-Azhar: Sebuah Telaah Pemikiran Hamka dalam Teologi Islam. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1990.

Zulfikri, Z., & Badawi, M. "The Relevance of Muhammad Abduh's Thought in Indonesian Tafsir: Analysis of Tafsir Al-Azhar." Millah 21, no. 1 (2021). https://doi.org/10.20885/millah.vol21.iss1.art5.